Institut Kesehatan (IKes) Payung Negeri Pekanbaru menggelar Expo Kewirausahaan yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 3 September 2026. Expo Kewirausahaan tersebut diikuti mahasiswa IKes Payung Negeri Pekanbaru serta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Pekanbaru.
Rektor IKes Payung Negeri Pekanbaru, Dr. Deswinda, S.Kep., Ns., M.Kes., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kampus memberikan pengalaman kewirausahaan kepada mahasiswa. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh mahasiswa melalui kegiatan expo dapat menjadi bekal penting untuk mengembangkan usaha, baik selama menempuh pendidikan maupun setelah menyelesaikan perkuliahan.
“Kita tetap mengadakan kegiatan ini agar ananda mendapatkan pengalaman dalam kewirausahaan. Pengalaman ini nantinya bisa ananda jadikan sebagai bekal untuk mengembangkan usaha,” ujarnya pada Senin, (31/08/2026).
Ia menjelaskan, kewirausahaan juga telah menjadi bagian dari kurikulum di IKes Payung Negeri Pekanbaru. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menguasai ilmu dan keterampilan di bidang kesehatan, tetapi juga dibekali kemampuan untuk melihat peluang dan menciptakan sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.
“Kalau di kurikulum kita ada mata kuliah yang berkaitan dengan kewirausahaan. Tujuannya adalah supaya ananda memahami bagaimana cara menciptakan sesuatu yang bisa dipasarkan dan setelah dipasarkan bisa menjadi uang,” jelasnya.
Ia menyebut kemampuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa. Usaha yang dirintis sejak masa kuliah, menurutnya, dapat menjadi sumber penghasilan tambahan dan berpotensi berkembang menjadi usaha yang lebih besar.
“Dan itu bisa menjadi uang jajan. Ketika usahanya sudah besar nanti, juga bisa membantu keluarga,” katanya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa lulusan IKes Payung Negeri Pekanbaru diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga mampu menjadi seorang entrepreneur.
“Nah, itulah tujuan kami di IKes Payung Negeri Pekanbaru. Selain ananda ahli di bidang kesehatan, ananda juga ahli di bidang entrepreneur. Jadi, nanti setelah tamat, selain menjadi tenaga kesehatan, ananda juga bisa menjadi wirausaha,” ungkap Deswinda.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia dalam ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus, salah satunya melalui berbagai program hibah yang tersedia dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Mahasiswa didorong untuk berani mengikuti program tersebut dan mengembangkan ide usaha yang mereka miliki.
“Marilah kita dukung ekosistem yang sudah ada di IKes Payung Negeri Pekanbaru dengan bekal mata kuliah kewirausahaan dan ada hibah-hibah dari Kemendiktisaintek. Semoga ananda bisa mengikutinya dan bisa memenangkan hibah-hibah tersebut,” pungkasnya.